KONSULTASI
Logo

Harga TBS Kemitraan Swadaya Riau Naik, Tembus Rp3.936,63/Kg untuk Umur 9 Tahun

4 Agustus 2026
AuthorHendrik Khoirul
EditorHendrik Khoirul
Harga TBS Kemitraan Swadaya Riau Naik, Tembus Rp3.936,63/Kg untuk Umur 9 Tahun

sawitsetara.co - PEKANBARU – Tim Penetapan Harga Tandan Buah Segar (TBS) Kelapa Sawit Kemitraan Swadaya Provinsi Riau menetapkan harga TBS untuk periode Rabu–Selasa, 5–11 Agustus 2026, mengalami kenaikan dibandingkan periode sebelumnya.

Kenaikan tertinggi terjadi pada kelompok tanaman umur 9 tahun, yang ditetapkan sebesar Rp3.936,63 per kilogram, atau naik Rp23,35 per kilogram dibandingkan periode sebelumnya. Harga tersebut menjadi yang tertinggi pada penetapan kali ini.

Dalam penetapan tersebut, Indeks K ditetapkan sebesar 92,40 persen, dengan BOTL 0,77 persen. Sementara itu, harga acuan komoditas pendukung yang digunakan dalam perhitungan terdiri atas harga CPO sebesar Rp15.777,52 per kilogram, harga kernel Rp15.528,00 per kilogram, dan harga cangkang Rp24,45 per kilogram.

Penetapan harga ini menjadi acuan bagi transaksi TBS petani kelapa sawit pola kemitraan swadaya di Provinsi Riau selama periode 5–11 Agustus 2026.

DPP

Daftar Harga TBS Kelapa Sawit Kemitraan Swadaya Riau Periode 5–11 Agustus 2026

Umur 3 tahun: Rp3.052,07/kg

Umur 4 tahun: Rp3.401,38/kg

Umur 5 tahun: Rp3.647,59/kg

Umur 6 tahun: Rp3.787,31/kg

Umur 7 tahun: Rp3.873,00/kg

Umur 8 tahun: Rp3.919,58/kg

Umur 9 tahun: Rp3.936,63/kg

Umur 10–20 tahun: Rp3.897,09/kg

DPP

Umur 21 tahun: Rp3.832,85/kg

Umur 22 tahun: Rp3.758,48/kg

Umur 23 tahun: Rp3.673,90/kg

Umur 24 tahun: Rp3.609,76/kg

Umur 25 tahun: Rp3.557,25/kg

Umur 26 tahun: Rp3.538,30/kg

Umur 27 tahun: Rp3.509,12/kg

Umur 28 tahun: Rp3.453,70/kg

Umur 29 tahun: Rp3.412,88/kg

Umur 30 tahun: Rp3.319,58/kg.

Tags:

harga TBSharga TBS RiauTandan Buah SegarTBSsawitBerita Sawit

Berita Sebelumnya
Rice Bran, Minyak Sawit Merah, dan Minyak Kelapa Bisa Jadi Fondasi Generasi Emas Indonesia

Rice Bran, Minyak Sawit Merah, dan Minyak Kelapa Bisa Jadi Fondasi Generasi Emas Indonesia

Pakar ekonomi sekaligus Rektor Universitas Koperasi Indonesia (IKOPIN), Prof. Agus Pakpahan, mengusulkan pembangunan kedaulatan gizi nasional melalui pemanfaatan tiga komoditas tropis Indonesia, yakni rice bran (dedak padi), minyak sawit merah, dan minyak kelapa nyiur.

3 Agustus 2026Berita

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *